Tumpukan Sampah Berkeliaran di Pinggir Jalan Nganjuk, Kepala DLH: Terima Kasih Infonya -->

Pimred

Pimred

Javatimes

Tumpukan Sampah Berkeliaran di Pinggir Jalan Nganjuk, Kepala DLH: Terima Kasih Infonya

javatimesonline
16 November 2023

Tumpukan sampah di beberapa desa di Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, JAVATIMES -- Persoalan sampah masih menjadi masalah serius yang terjadi di berbagai wilayah.


Seperti di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tumpukan sampah yang berada di pinggir jalan seakan tidak ada habisnya.


Tumpukan sampah itu dengan mudah bisa dijumpai di jalan raya Desa Tekenglagahan Kecamatan Loceret, Desa Campur Kecamatan Gondang. Lalu Desa Ngangkatan dan Desa Talun Kecamatan Rejoso. Kemudian di jalan penghubung Desa Tawang dan Desa Ngujung, Kecamatan Gondang. 


Selanjutnya tumpukan sampah lainnya juga mudah dijumpai di jalan penghubung Desa Kwagean dan Desa Sombron, Kecamatan Loceret. Selanjutnya di jalan penghubung Desa Tanjung dan Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret. Terakhir di jalan raya Desa Jatirejo, Kecamatan Loceret.


Jenis sampahnya pun bervariasi. Ada sampah makanan ringan, styrofoam, popok bayi, karung bekas, hingga kain bekas. Kemudian limbah buah dan sayur, serta masih banyak jenis lainnya. Rata-rata sampah tersebut dibungkus dengan plastik.


Tak pelak kondisi tersebut menimbulkan aroma tidak sedap di lokasi.


Seorang warga Kecamatan Gondang bernama Santoso (48) mengatakan bahwa lahan yang ada di sekitar lingkungannya itu sudah sejak lama tertimbun sampah. Petugas kebersihan juga tidak pernah melakukan pengangkutan.

Sampah di pinggir jalan itu kadang sampai lari ke tengah jalan lantaran diterpa angin. Baunya juga busuk. Selama ini saya tidak pernah melihat petugas mengangkut sampah, malah yang ada warga setempat yang membakar sampah di lokasi tersebut, ucap Santoso.


Santoso menduga sampah tersebut berasal dari masyarakat sekitar. Mereka melintas di jalan tersebut sekaligus membuang sampah sembarangan.

Sampah-sampah itu pasti dari masyarakat. Kalau bukan masyarakat, lantas siapa lagi yang buang sampah sembarangan, tuturnya.


Padahal di tempat tersebut sudah ada yang dipasang spanduk larangan, namun warga tetap nekat membuang sampah yang bukan pada tempatnya sehingga menggagu masyarakat setempat, sambung Santoso. 


Senada dengan Santoso, Slamet warga Kecamatan Loceret berharap sampah yang ada di berbagai lokasi di Kabupaten Nganjuk segera dibersihkan. Hal tersebut dianggap mengganggu warga saat melewati akses jalan umum itu.

Kalau dibiarkan itu justru sampah menumpuk, jika dibiarkan terus, makin tambah tidak baik untuk kesehatan, kata Slamet.


Sementara saat kontributor Javatimes menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk Subani terkait penanganan sampah tersebut, dirinya hanya membalas ucapan terima kasih tanpa menyampaikan langkah yang akan dilakukannya.

Mksh (Red: terima kasih) infonya, balas Subani melalui pesan WhatsApp.



(AWA)