![]() |
Penyerahan bantuan oleh pecinta vespa terhadap warga terdampak bencana |
LUMAJANG, DJAVATIMES -- Banjir bandang dan aliran lahar dingin Gunung Semeru menerjang 6 kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Jumat (7/7/2023).
Akibatnya ratusan warga mengungsi ke titik-titik yang lebih aman.
Atas kejadian tersebut, ribuan pecinta vespa dari berbagai penjuru bergerak cepat memberi bantuan tanggap darurat di wilayah Lumajang.
Wujud bantuan yang disalurkan berupa paket makanan siap santap, tikar, sembako, peralatan mandi, selimut, obat-obatan, air mineral, dan lainnya.
![]() |
Gelaran Jambore Nasional Vespa yang dikemas dalam aksi sosial |
Penyaluran bantuan diberikan di berbagai titik, diantaranya Balai Desa Tumpeng, Balai Desa Jarit, dan Balai Desa Penanggal.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, para pecinta vespa ini juga saling bahu membahu untuk turun langsung memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Dikatakan salah satu pecinta vespa yang tidak mau disebut namanya mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian Jambore Nasional Vespa Lumajang yang digelar sejak Jumat (7/7/2023) kemarin di Kawasan Bumi Perkemahan Glagah Arum.
Sedianya serangkaian kegiatan sudah kita siapkan dengan matang. Namun kita tidak pernah tahu, acara ini akan bersamaan dengan bencana alam. Oleh karena itu, kegiatan bertajuk 'Gathered Scooter Culture' berubah menjadi aksi penggalanan dana untuk korban banjir di Kabupaten Lumajang, tuturnya. kepada kontributor Djavatimes pada Sabtu (8/7/2023) sore.
![]() |
Vespa yang dilelang untuk membantu warga terdampak bencana |
Bahkan, katanya melanjutkan, doorprize satu unit vespa yang semula akan diundi untuk peserta akhirnya dilelang untuk membantu korban banjir.
Tadi panitia dan rekan-rekan sepakat bahwa vespa tersebut akan dilelang mulai harga Rp 15 juta. Nantinya hasil lelang tersebut akan diberikan kepada warga terdampak bencana, bebernya
Selanjutnya, para pencinta vespa akan melanjutkan perjalanan sosial ke lokasi pengungsian lainnya, tapi sebelumnya akan memberikan santunan pada kaum dhuafa dan para anak yatim, sambungnya, memungkasi pernyataannya.
(AWA)